Seputar SMK Yadika

SMK YADIKA Bangil: Membangun Kedisiplinan dan Pembentukan Karakter Siswa dengan Kegiatan Bela Negara

Bangil, 4 Januari 2026

Tepat di hari Jumat tanggal 2 Januari. SMK YADIKA Bangil mengadakan kegiatan bela negara untuk angkatan kelas 10 dan SMA YADIKA Bangil untuk angkatan kelas 11. Ada beberapa angkatan kelas 11 SMK YADIKA Bangil dan angkatan kelas 12 SMA YADIKA Bangil karena mereka tidak mengikuti kegiatan bela negara tahun lalu. Kegiatan bela negara ini bertujuan untuk membangun kedisiplinan sekaligus membentuk karakter yang positif dan tak lupa pula membangkitkan jiwa nasionalisme terhadap tanah air. Sekitar 300 siswa-siswi SMK YADIKA Bangil dan SMA YADIKA Bangil mengikuti bela negara di Batalyon Kavaleri 8 (Yonkav 8) selama dua hari satu malam. Yonkav 8 dipilih sebagai tempat kegiatan dikarenakan memiliki pengalaman dan fasilitas yang baik dalam bidang kemiliteran untuk keberlangsungan kegiatan bela negara.

 

Hari pertama, dimulai dengan melakukan absensi seluruh siswa oleh para TNI serta penjelasan untuk melaksanakan apel pembukaan di lapangan nantinya dengan berseragam abu putih lengkap. Setelah memberi penjelasan, siswa-siswi diarahkan ke lapangan dengan berbaris rapi sambil menyanyikan beberapa lagu nasional dengan tujuan menambah rasa cinta tanah air. Cuaca di hari itu agak mendung dan sempat gerimis. Namun hal itu tidak dapat menurunkan semangat siswa-siswi yang berkobar saat itu.

 

Setelah selesai melaksanakan apel pembukaan, siswa-siswi diarahkan untuk mengganti seragam abu putih dengan olahraga secepat mungkin. Lalu dibentuk lah beberapa barisan untuk kegiatan PBB (Pelatihan Baris-Berbaris) kedepannya. Kegiatan PBB berakhir saat menjelang adzan sholat Jumat. Para siswa diarahkan untuk pergi ke masjid terdekat untuk melaksanakan sholat Jumat bersama para guru dan para TNI. Setelah sholat Jumat berjamaah, siswa diarahkan menuju ke aula untuk mendapatkan makan siang bersama para siswi. Namun, sebelum kegiatan itu. Kami sempat diberi punishment ringan seperti push up dikarenakan siswa-siswinya yang tidak dapat menjaga ketertiban dengan baik.

 

Malam datang, membawa sisa-sisa rasa dari siang yang belum selesai. Setelah makan malam dan diberi materi tentang ‘Bela Negara’, kami diarahkan menuju ke lapangan tepat pukul 10 untuk melaksanakan kegiatan ‘Renungan Malam’. Namun, kegiatan terhenti pada pukul 11 malam karena terkendala cuaca. Akhirnya kami diarahkan untuk segera pergi ke barak dan melewati malam dengan tidur.

 

Berikut rangkuman kesan dan pesan yang telah disampaikan.

“Waktu bela negara hati kita berdebar – debar, terus ada rasa takut kayak ada sesuatu yang di pikirkan. Bener – bener ngingetin betapa beratnya tanggung jawab itu.” (Safiqo, X TKJ 3)

 

“Mengikuti kegiatan bela negara membuat saya lebih memahami arti cinta tanah air. Saya menjadi lebih disiplin, bertanggung jawab, dan sadar bahwa menjaga negara tidak selalu dengan senjata, tetapi bisa dimulai dari sikap dan perilaku sehari-hari.” (Rehan, X TKJ 1)

 

“Bela negara, kegiatan yang meski terdengar menakutkan. Namun sebenarnya, kegiatan ini mengajarkan kita tentang pentingnya disiplin, tanggung jawab terhadap diri sendiri, dan juga bentuk keberanian dalam mengambil suatu keputusan.” (Vira, X DKV)

Artikel Terkait